Postingan

Menampilkan postingan dengan label kimia organik

DERIVAT ASAM KARBOKSIKAT

Gambar
      Derivat asam karboksilat adalah senyawa yang menghasilkan asam karboksilat  bila direaksikan dengan air.  Contohnya, etil asetat,  Ester, apabila dihidrolisis dalam suasana asam akan menghasilkan asam karboksilat.  Yang termasuk kedalam derivat asam karboksilat yaitu Halida asam, anhidrida (2 buah asam karboksilat yg mengalami dehidrasi), Ester, Amida, Nitril.       Secara umum asam karboksilat, ester dan amida sering dijumpai dialam sedangkan halida asam dan anhidrida jarang ditemui dialam.       Urutan kereaktifan derivat asam karboksilat yaitu :  Keton <amida<ester<anhidrida<halida asam (<=Kurang reaktif) Keuntungan yg sangat reaktif dapat dirubah menjadi senyawa baru  +Alkohol =ester +Amina = amida +RmgX =keton +Air =asam karboksilat Berikut akan dibahas 2 macam derivat asam karboksilat yaitu asam etanoat dan ester Reaksi halida asam 1. Reaksi Hidrolisis   ...

REDUKSI CLEMMENSEN

Gambar
Reduksi Clemmensen merupakan suatu reduksi senyawa keton menjadi alkana. Reaksi umumnya bisa dilihat pada gambar berikut. Dalam reduksi Clemmensen ini digunakan reduktor kuat karena agar pada produk akhir dihasilkan alkana, jika menggunakan reduktor lemah maka yang dihasilkan adalah Alkohol.  Berikut mekanisme reaksi Clemmensen: keton pertama kali akan di protonasi oleh H+ agar lebih stabil. H+ diperoleh dari hasil ionisasi HCl. Kemudian terbentuklah +OH dan elektron pada ikatan rangkapnya akan ditarik oleh O agar O jadi netral. Kemudian akan terbentuk Carbokation pada atom C=O. Untuk menetralkannya maka direduksi oleh Zn, karena Zn memiliki 2e sementara yang dibutuhkan C+ hanya satu elektron. Jadi elektronnya akan berlebih oleh sebab itu C akan menjadi Carbanion. Untuk menentralkannya maka dilakukan protonasi kembali oleh H+ kemudian terbentuk OH. Lalu tahap selanjutnya adalah cara untuk mengeluarkan OH dari senyawa tersebut. Sehingga OH menjadi leaving gro...

MEKANISME REAKSI OKSIDASI SENYAWA ORGANIK (ALKOHOL)

Gambar
  Reaksi oksidasi merupakan salah satu reaksi kimia dengan menggunakan oksigen,  oksigen mampu mengoksidasi banyak senyawa salah satunya senyawa organik, senyawa organik adalah senyawa yang mengandung atom CH didalamnya. Reaksi oksidasi adalah reaksi penambahan Oksigen dan/atau pengurangan H.  Senyawa yang biasa digunakan sebagai oksidator adalah  Asam kromat (H2CrO4) dan Kalium permanganat (KMnO4) Berikut akan dibahas mengenai mekanisme reaksi oksidasi senyawa organik. Reaksi Oksidasi Alkohol 1. Oksidasi Alkohol Primer (1°)     Alkohol primer memiliki 2 atom H alfa, yaitu yang terikat pada atom C alfa. Atom C alfa adalah atom C yang terikat langsung kepada gugus karbonil yaitu gugus hidroksil (-OH). Pada proses reaksi oksidasi alkohol primer akan terbentuk Aldehid kemudian dengan oksidasi berlanjut akan menghasilkan asam karboksilat, mekanismenya dapat dilihat pada gambar berikut: Tahap pertama adalah tahap protonasi untuk menstabilkan keelektr...

Mekanisme Reaksi Hidrasi (reaksi adisi dengan Air) menggunakan Katalis Basa

Gambar
 Reaksi aldehid keton dengan Nukleofil  Oksigen dibagi menjadi dua yaitu reaksi  hidrasi dan alkohol Reaksi Hidrasi (reaksi adisi dengan Air) menggubakan  katalis Basa      Penambahan air pada suatu senyawa aldehid dan keton akan membentuk suatu hidrat. Hidrat adalah 2 gugus OH yang terikat pada satu Karbon. Biasa disebut Gem-diols (kembaran).  Ketika suatu aldehid atau keton direaksikan dengan air menggunakan katalis asam maka akan menghasilkan 2 gugus OH. Terpecah ikatan rangkapnya sehingga terbentuk 2 alkohol. Air itu secara teori bisa bereaksi namun secara Lab  air bereaksi dengan lambat karena air merupakan miskin elektron (nukleofil lemah) untuk meningkatkan kecepatan reaksi maka digunakan katalis,  bisa menggunakan asam ataupun basa. Katalis hanya mempengaruhi kecepatan reaksi dan katalis tidak ikut bereaksi sehingga tidak akan mempengaruhi kuantitas produk. Mekanisme hidrasi dengan katalis basa.  Sebelum dia bere...

MEKANISME BERSAING SN2 DAN E2

Gambar
Pada literatur yang saya baca bahwa  dalam suatu reaksi kimia, pada proses mekanismenya terjadi persaingan antara reaksi substitusi dengan reaksi eliminasi. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor yaitu alkil halida, suhu, ataupun nukleofiliknya. Reaksi persaingan ini Terjadi karena pada Alkil Halida dan Nukleofilik Bisa terjadi lebih dari satu reaksi. Sehingga untuk menentukan suatu reaksi termasuk kedalam reaksi substitusi atau eliminasi maka perlu diperhatikan faktor dan hasil reaksinya. Berikut  contoh  reaksi yang saya ambil dari literatur.  Pada mekanisme reaksi SN2  dapat dilihat perbedaan yaitu pada konfigurasinya, dari R(reaktan) menjadi S(produk). Kemudian pada reaksi E2 terdapat perubahan dari reaktan (ikatan tunggal) menjadi produk (ikatan rangkap dua). Nah untuk kali ini saya akan mengubah Nukleofil pada reaksinya. Sehingga nanti apakah dihasilkan reaksi Eliminasi atau Substitusi. Reaksinya sebagai berikut: Nukleofil yang dig...

MEKANISME REAKSI E1 (Eliminasi Unimolekuler)

Gambar
Mekanisme reaksi E1 (Eliminasi unimolekuler) dikatakan uni karena pada mekanismenya, terjadi ionisasi dan penyerangan pertahap (2 tahap). Tidak seperti E2 yaitu terdapat proses ionisasi dan penyerangan dalam 1 tahap jadi terdapat dua molekul yang sama-sama beraktivitas.  Mekanisme reaksi E1 ini sama seperti SN 1  yaitu berlangsung dalam satu tahap. Berikut contoh reaksi E1 Yang pertama adalah tahap ionisasi, sama seperti reaksi-reaksi SN1 yaitu terjadi pelepasan gugus pergi dari substratnya. Sehingga menghasilkan  karbokation dan Br-. Proses pelepasan gugus pergi  ini berlangsung lambat karena membutuhkan banyak energi.  Kemudian tahap yang kedua adalah penyerangan Basa terhadap Atom H, ini merupakan perbedaan antara SN1 dan E1. Jika pada SN1 yang melakukan penyerangan adalah Nukleofilik ke karbokation, akan tetapi pada reaksi E1 yang melakukan penyerangan adalah Basa ke atom Hidrogen. P ada proses pengikatan basa terhadap hidrogen,  hidrogen ya...

REAKSI SUBSTITUSI NUKLEOFILIK 1 (SN1)

Gambar
SN1 merupakan singkatan dari Substitusi Nukleofilik 1, pada reaksi ini akan terjadi 2 proses, yaitu tahap pelepasan gugus pergi serta tahap penyerangan Nukleofilik. Baiklah  data ini saya peroleh dari salah satu blog yang ada di internet. Disini saya akan hanya membahas mengenai reaksi SN1 dan berfokus pada syarat yang berada pada tabel hijau tepatnya  nomor 14 mengatakan bahwa SN1 lebih mudah terjadi pada suhu rendah daripada suhu tinggi, jika pada suhu rendah akan terjadi E1 sedangkan pada suhu tinggi akan melalui E2. Untuk mengenai perbedaan SN1, SN2, E1 dan E2 bisa dilihat pada link berikut. https://www.ilmukimia.org/2013/04/perbedaan-mekanisme-sn2-sn1-e1-dan-e2.html Jika dilihat berdasarkan tahapan  reaksi,  SN1  terjadi dalam  dua tahap yang pertama adalah tahap pelepasan gugus pergi dengan sendirinya yang kedua adalah tahap penyerangan Nukleofil.  Namun dalam hal ini dikatakan bahwa SN1 bereaksi pada suhu rendah, kemudian yang akan k...

KAJIAN STEREOKIMIA SENYAWA KHIRAL HASIL MODIFIKASI

Gambar
Stereoisomer merupakan salah satu sub materi kimia, yaitu membahas mengenai bentuk tiga dimensi suatu molekul. Penting  dipelajari  guna untuk mengetahui sifat suatu senyawa. Karena pada dasarnya molekul suatu senyawa itu tidak diam. Mereka aktif  melakukan pergerakan, sehingga terjadi perpindahan tempat oleh setiap gugus.  Pada materi stereoisomer akan dibahas mengenai struktur geometri cis-trans, yaitu letak/posisi gugus fungsi pada suatu senyawa. Yang memiliki letak gugus fungsi sama besar pada satu sisi disebut cis dan yang memiliki gugus fungsi yang sama besar terletak  berseberangan arah disebut trans. Bentuk senyawa yang akan dibahas dalam materi ini adalah molekul kiral, suatu senyawa dikatakan kiral apabila atom C mengikat 4 gugus yang berbeda, perbedaan ini dimaksudkan agar mempermudah dalam menentukan konfigurasi R dan S Senyawa kiral juga memiliki bentuk modifikasi dalam hal penulisan strukturnya, biasa disebut sebagai proyeksi, dikatakan proyeksi ka...

REAKSI REDOKS DAN REAKSI ADISI

Gambar
  Pada materi ini kita akan membahas reaksi-reaksi dasar kimia organik. Reaksi kimia organik adalah proses perubahan yang melibatkan senyawa-senyawa organik, sehingga menghasilkan suatu produk kimia organik. Sebenarnya reaksi kimia organik itu banyak, tapi kali ini kita akan membahas dua saja yaitu reaksi redoks dan reaksi adisi.  Yang pertama, reaksi redoks adalah singkatan dari 2 kata yaitu reaksi reduksi dan oksidasi. Reduksi dan oksidasi ini adalah suatu proses reaksi kimia yang didalamnya terjadi pengurangan dan penambahan   Oksigen, Elektron serta  Bilangan oksidasi sehingga mengakibatkan perubahan pada produk reaksi. Reaksi Redoks adalah senyawa   yang mengalami reaksi reduksi dan oksidasi secara bersamaan pada suatu reaksi kimia.   Yang mana pada sisi kanan (produk) pada suatu reaksi kimia mengalami perubahan, peningkatan dan pengurangan atom Oksigen, Elektron serta Bilangan oksidasi  inilah dianggap sebagai hal dasar untuk membe...